Jumat, 04 Mei 2012

命はこっけいなー ;D* (*Inochi wa kokkei naa .. ;3)

saa... biar fase ketiga ini lebih rame ane comot dulu salah satu halaman dalam MS. OneNote ane
oke??



Nee ...
Hidup itu sebenarnya lucu,
Banyak yang hidup, tapi tidak sedikit yang "setengah mati",
Tak tahu untuk apa dia hidup,

Hidup itu, lucu.
Terlalu fananya hingga membuat buta orang2 "buta"
Mereka tau, tapi tak mau tahu

Hidup itu lucu,
Nee, ada2 saja yang mau "mendaki" hanya untuk sesuatu yang dikatakannya "berharga"
Dikatakannya "benar"

Hidup itu, terlalu lucu
Diantara yang mendaki, ada saja berguguran
Entah karena enggan, atau hanya untuk memeriksa peta perjalanan  sejenak

Dan hidup itu lucu,
Saking lucunya, kadang suatu kerikil akan terhalang oleh batu besar,
Mereka terbuai, dan melupakan hal2 kecil yang amat penting, kadang

Terlalu lucu,
Hidup itu bahkan sangat lucu
Cita-citanya digantung setinggi langit, namun usahanya digantung setinggi lutut,
Lucu  'kan? X) hmph

Hidup itu lucu, skali lagi,
"Topeng2 jenaka" selalu menghiasi setiap sudut mereka yang selalu menghindari kehidupan
Dan ada kalanya melakukan apapun untuk menyambung hidup
"Apapun itu"

Yang paling lucu, Hidup itu
Ada saja yang senang dengan "rumput sebelah"
Hingga berlomba mempertebal "topeng jenaka"-nya
Mengaburkan kehidupannya sendiri
Who am i? Tanya sendiri, jangan tanya ke hidup orang lain

Tapi, hidup itu tidaklah tidak lucu
Kunci hati, ya, kunci hati saja rapat2 biarkan dirimu sendiri
Tak usah dengarkan kata2 orang luar yang ingin "membantu"mu

Hidup, terlalu dipenuhi kelucuan
Setiap saat ada saja yang menangisi nasibnya,
Padahal, apa yang diterimanya setimpal dengan apa yang diusahakannya

Hidup, itu lucu
Mereka meminta pada tempat yang seharusnya bukan tempat meminta
Mereka kurang yakin terhadap apa yang telah diberikan Sang Pemberi Hidup, terkadang

Hidup itu lucu,
Sampah memang harus dibuang,
Ya, Membuang apa yang mereka "anggap" telah tidak berguna bagi mereka,
trmasuk hidup mereka sendiri.

Dan hidup itu lagi2 lucu
Ada saja yang mengomentarinya,
Dan tak henti2nya koar2 kalo hidup kalian "berharga"

Hidup; lucu
Kenapa harus lucu?
Ya karena dia funny,
Funny karena ada saja yang "memakan" sesama,
Atau mengobok2 hidup yang lain

Hidup ini lucu,
Karena Lupa,
Bahkan sangat sering lupa kepada Sang Pemberi Hidup
Lepas dari 2 pegangannya.
Dan jatuh ... Dalam ... Dan tenggelam ....

Hidup ini lucu
Terlalu banyak hal2 lucu yang terlewatkan,
Tanpa disadari

Hidup itu juga lucu
Ada saja yang mau bangkit
Menyambung hidup
Dan kembali bermimpi, dan mendaki

Hidup itu lucu,
Terlalu banyak kelucuannya, sampai2 bingung melukiskannya dengan kata2 apa lagi,

Hidup ini juga lucu,
.... (isi sendiri hidup menurut anda)

Tapi jangan kau buang hidupmu yang lucu itu,
Itu akan menjadi sesuatu yang takkan pernah kau lupakan,
Dan menjadikanmu better than tomorrow

Hidup; lucu
Lucu karena ada saja yang mau menuliskan kelucuannya

Ya,

Namun ...

hidup ini indah,
Jika kau melihatnya dari berbagai sisinya,

Hidup itu berwarna
Jika kau mampu mencampur setiap warnanya,
Pasti,
Pasti akan terlihat warna yang baru,

Dan hidup ini bahkan sangat indah,
Jika kau merangkak,
memungut kepingan-kepingan kecilnya satu persatu dan kau amati

Dan kau akan melihat hidup ini bahkan terlalu indah untukmu
Jika kau bisa mensyukuri apa yang telah Sang Pemberi Kehidupan suguhkan untukmu

insyaAllah, kita akan sepadan untuk menerima kehidupan yang sebenar-benar kehidupan
Nanti ...

PS: tetaplah mengusahakan agar hidupmu tetap indah dan berwarna
Dan jangan lepaskan pegangan yang telah diberikanNya.

blog 3 fase! ;D

saa, kali ne fase apa lagi?? setelah post pualinggg awal (yang buanyak kmrn) kmrin dihapus, namun disertai hanya dengan perasaan bahwa itu memang "harus" dihapus, 

sekarang? tulisan2 "ideal" itu apa juga mau dihapus?? 

jawabnya: ... 
oga ag ... 
biarin aja, 
sebenarnya yang kemarin agak nyesal juga, biar bagemanapun tiap langkah yang telah kita tinggalkan itu akan memberikan pelajaran, 
demo nee ... aaaaaaaaa .... padahal gag ada arsipnyaaaa ... TT_TT 

lewat aja ah hhaha okeh ... 

yatta! 
ketemu lagi dengan orang yang sama, namun dengan isi otak dan pikiran yang berbeda.. (hmmm ...) 
nee, inilah hiduuppp.., ente emang bisa ngrencanain demo nee ga bisa nentuin., kan ya? 
dengan ketiga kalinya dengan ini ane mengubah isi haluan nie blog, hhehe. 

lagi2 ane harus bilang "lucu" ttg isi2 yang dulu, hhehehe gimana ga, satunya: hadduuuuhhh lebayyyy abis, satunya: idealiz abies (kira2 kayanya, xixix) hhahahahaha, 

manusia, hidup, peristiwa, dan pola pikir. 4 komponen itu terlalu lucu. demo nee, 

tulisan kali ni bukan karena pengaruh mood yang memang pengen nulis kaya gini,sebab ada aja orang yang moody sehingga pola tulisannya agak dikit beda2 getoh dari yg sebelum2nya demo nee, kalo udah pola pikirnya yang beda, maka akan ada suatu garis besar yang akan membedakannya dengan garis besar pola pikir tulisan yang sebelumnya. (bingung loh ;) 

so ka naa ... 
itu aja deh awal untuk fase baru blog nie, selain dari pola pikir, user n template juga ane ganti puhahahaha ... lama gag buka blog ternyata udah banyak fitur2 bagus ... ;D saa douzo ^^

Kamis, 07 April 2011

Transisi untuk Sebuah Visi dan Misi yang Hakiki

Tulisan ini saya persembahkan untuk mereka yang merasa kurang PeDe terhadap apa yang diamanahkan kepada mereka,
Yah meski sebenarnya yang bikin catatan juga kurang PeDe terhadap apa yang diembannya, tetapi kita sama2 belajar dan saling menguatkan. Tak dapat dipungkiri, si penulis ini pun mendapatkan inspirasi untuk membuat catatan ini dari pengalamannya sendiri, jadi, bukan sembarang catatan. Kemudian dalam forum milik saya ini, diharapkan para peserta aktif, artinya ketika saya tanya maka Anda menjawab, dan ketika saya minta, Anda melaksanakan, *duessszzz* oh ini bukan acara training ya??*baru sadar. Oke kali ini betulan, diharapkan nanti para pembaca untuk aktif mengirimkan komentarnya, baik tanggapan, sanggahan, kritikan, tambahan, bahkan makanan (lha?), karena apa2 yang ditulis di note ini hanya berasal dari satu sudut pandang dan tidak semuanya benar, kesamaan nama, tempat dan yang lainnya hanya fiksi belaka (hhe).
Baik lah ... let’s check it out ....................................................

**mulai diiriingi surat ArRahman ...
Teruntuk mereka yang menjadi poros sebuah barisan, yang menjadi tempat semua kebingungan tercurah untuk dimintai jawaban bahkan pertanggungjawaban, percayalah, all gonna be OK.
Teruntuk mereka yang merasa bingung mengapa dirinya yang terpilih menjadi poros itu, sungguh, semua ini bukanlah sesuatu yang main-main.
Teruntuk mereka yang merasa baru pada posisi ini, yakinkan diri bahwa hal itu adalah hal yang tepat
Teruntuk para pengemban amanah ini, bersyukurlah, engkau adalah orang yang beruntung ...

. . . . . . .

Jika dipikir-pikir maka hal ini tidak akan habis dipikir apalagi jika hanya sekali pikir. Di dunia ini, semua orang memiliki potensi untuk menjadi koordinator, penanggungjawab, danapalahnamanya, baik itu untuk orang lain, atau bahkan untuk dirinya sendiri. Kalau untuk dirinya sendiri, maka dia wajib menjadi pemimpin. Tetapi, ada saja mereka yang malah kurang percaya diri dengan kemampuan dirinya ketika ditunjuk menjadi koordinator, penanggungjawab, danapalahnamanyaitu (bahkan penulis sempat tidak peracayadirisamasekali dg potensi yang dimilikinya -_-“’).

Tapi tahukah Anda, wahai para kurangPD’r (karena biasanya dalam b. Inggris jika si pelaku pekerjaan maka ditambah “er” atau “r”, contoh worker, teacher), pertama yang akan saya katakan adalah, Anda sangat beruntung.
Mengapa saya katakan demikian ditengah besarnya tujuan yang akan dicapai, karena dari menjadi seorang “poros”lah Anda akan banyak belajar, apalagi jika Anda tipikal orang yang pemalas (seperti penulis ini, nulis ini aja kaya kaga niat -_-“’). Kapan lagi Anda bisa mengexplorasi bahkan mengexploitasi kemampuan Anda jika tidak tidak ada kesempatan ini?? Yah, namun, jika Anda sudah termasuk pemimpin tulen terhadap diri Anda sendiri, maka soal mengeksplorasi bahkan mengeksploitasi itu adalah (mungkin) hal yang biasa untuk Anda, karena ada saja mereka-mereka yang baru akan mengeksplorasi bahkan mengeksploitasi potensinya jika dijadikan pemimpin untuk orang lain (si penulis misalnya). TAPI, ADALAH SEBUAH KESALAHAN BESAR jika Anda langsung berpikiran bahwa Anda tidak bisa melakukannya sebelum Anda mencobanya! SUNGGUH!



Kemudian, ketika Anda menjadi seorang Pemuka (bukan Pramuka ya), Anda, sedikit demi sedikit akan memulihkan diri, memperbaiki diri menjadi lebih baik dari yang dulu, menjadi lebih teratur, dan mandiri, sebab apa, karena Anda akan menjadi contoh bagi orang sekitar Anda. Malu banget dong kalo kita memerintahkan orang untuk membuang sampah pada tempatnya sedangkan kita sendiri malah membuang sampah sembarangan, malu banget dong kalo kita nyuruh orang shalat awal waktu sedangkan kitanya malah lalai shalatnya, super super duper malu banget dong nyuruh teman sekelompok untuk muthalaah ternyata kita sendiri gag muthalaah -__-“’ (pengalaman pribadi.net).
Wah pokoknya gag ketulungan deh malunya kalo kita Cuma NATO, Not Action Talk Only. Namun sebenarnya, hal ini bukan hanya berlaku untuk para poros tadi. Bagi para pentabligh pun hal ini adalah hal yang sangat urgent (penting) dimana mereka selalu menjadi pusat perhatian yang jika sedikit saja berbuat hal-hal yang kurang berkenan maka rusaklah pencitraan seseorang tersebut dihadapan orang lain (meski tidak dapat dipungkiri, para pentabligh itu pun seorang manusia, yang punya banyak sisi khilaf). Oleh karenanya, BELAJAR UNTUK SELALU MENJAGA SIKAP.

Dan apakah Anda tahu, ketika Anda menjadi seorang pemuka, maka niat Anda atas tujuan yang Anda inginkan akan selalu teringat, terngiang, dan terjaga. Apalagi tujuan tersebut adalah tujuan yang sangat mulia. Taqarrub ilallah itu sangat penting untuk menjaga niat tersebut. PERCAYALAH! Bahkan berada di posisi poros ini merupakan posisi yang sangat rentan terhadap pergeseran niat awal jika Taqarrub kita sangat-sangat kurang. Oleh karenanya, kita hanya bisa merencanakan, namun Allah-lah yang menentukan =^^=. Dan penulis pun merasakannya, ketika mulai jarang mengerjakan yang sunnah saja, ada saja yang betingkah ketika dimintai tolong (diluar faktor2 yang memang membuat dia ga bisa bantu). Apalagi sampai yang wajib ditinggalkan, bisa2 gag ada lagi yang mau jadi partner kita -__-“’. Dan teringat kata-kata dari my beloved person (Okaa-san): ingatlah Allah setiap kali kita melangkah, hanya itu. sungguh! Hal itu begitu berat meski kata2nya terdengar begitu ringan -__-“’. Dan, hal tersebut mengajarkan kita untuk membiasakan diri selalu berdzikir, bahwa kita selalu diawasi, dan tidak ada satu pun dari kita yang luput dariNya.

Nah ini nih, sengaja jadi yang agak akhir, yang biasanya dikatakan para motivator, YAKINLAH BAHWA ANDA BISA MENJALANINYA, KARENA ANDA ADALAH ISTIMEWA!
Ya, ketika keyakinan itu sudah mendarah dan mendaging menjadi darah daging (alay!) maka akan terpancar energi positif yang membuat sekitar kita tersebut menjadi termotivasi untuk melakukan hal yang selaras dengan apa yang kita cita-citakan (singkat kata, the law of attraction). Tapi perlu diingat, keyakinan disini bukanlah keyakinan yang setengah2, tetapi keyakinan yang sesungguhnya keyakinan. Apakah sebuah piala kemenangan itu bentuknya bisa setengah? Tidak. Piala tersebut pasti berbentuk utuh untuk mereka yang memenangkannya.

Dan sodara ku, sungguh, untuk mencapai sesuatu itu perlu pengorbanan. Perlu ada yang ditambah atau dikurangi pada diri kita ketika kita bekerjasama dengan yang lain bahkan menjadi poros (pemimpin) bagi mereka. Yang dulunya egois, coba lah untuk mengurangi itu; yang dulunya kurang teliti, belajarlah untuk menambah ketelitian itu; yang perfeksionis, cobalah untuk lebih menghargai; dan yang emosian, cobalah untuk lebih bersabar. Dan sungguh semua itu akan terjalin jika ada satu tujuan, satu pemikiran, satu perasaan serta saling percaya, dan tidak lupa pula kerja sama. Itulah kesinergisan.

Ahh ...
Sodaraku, lepas dari semua yang ditulis ini, percayalah, mereka yang memilih kita sebagai poros tidaklah sembarangan memilih. Pastilah banyak pertimbangannya. Kalaupun kau masih merasa kurang PeDe dengan apa yang dimiliki, cobalah kau tengok sekitarmu, disana ada mereka yang ahli dalam beretorika, berpemikiran yang kritis, kesahajaan yang menenangkan, kesabaran yang menentramkan, memiliki kreatifitas yang tanpa batas, perhatian yang terkadang menyakitkan, bahkan memiliki tekad yang sangat kuat yang selalu mendukungmu. Mereka itulah yang menutupi kekuranganmu. Apalagi yang kurang??
Dan tahukah kau, wahai sodaraku?? Inilah sebuah transisi (perubahan) penggebrak menuju visi dan misi yang hakiki ....


*Sebuah persembahan terakhir untuk semuanya yang menjadi pemuka atau yang akan menjadi pemuka di “sarang semut” ...
Dan maaf, saya kurang suka menuliskan pemimpin, makanya diganti menjadi poros, atau pemuka, meski kata2nya jadi cukup aneh, tapi itulah saya, penuh dengan keanehan :p

04 April ’11, 10.12 pm, di malam yang sunyi diiringi surah Arrahman yang diulang berkali ...*

Minggu, 27 Februari 2011

Kau Kini Berbeda TAPI Tidak Berubah



Sejenak termenung dan kembali teringat bait-bait salah satu soundtrack anime yang udah diterjemahin;

“biarpun usang, biarpun hancur, aku pastikan bangkit lagi, karena aku cyborg yang baik.
Tak akan kalah tak akan takut, aku tak akan menyerah, akulah cyborg berhati baja.
Biarpun terkadang aku merindukan masa lalu, kehidupan kucing yang penuh kebebasan.
Jatuh cinta dan berkhayal, tidur siang dengan santainya, masa itu ....
Tetapi demi menjaga kakek dan nenek, juga melindungi teman-temanku, akan ku tembakkan meriam kebenaran ......”


Nah, apa hubungannya?? Msh blm sadar??
Sbenarnya anime ini bercerita tentang seekor kucing yang diubah menjadi cyborg trus tinggal sama kakek dan nenek. Tapi bukan itu yang akan kita bahas.

Yapz., bagi mereka yang baru dalam dunia “persilatan” ini, yang semangatnya masih menggebu-gebu, atau bahkan mereka yang sedang jatuh ke dalam “jurang” dan sedang mencoba untuk bangkit kembali, mungkin dengan bait-bait lagu ini sedikitnya bisa memberikan sebuah inspirasi untuk tetap berada di jalur yang semestinya.

Dan hal ini mengingatkanmu pula terhadap apa2 yang telah terjadi pada dirimu. Sperti pada lirik itu –tidak dapat dipungkiri– bahwa kau pun terkadang teringat dengan masa lalu yang jauh berbeda dengan masa yang sekarang kau jalani. Dulu kau masih sempat untuk tidur siang, bahkan rutin. Tidur di malam hari dengan nyenyaknya dengan dihiasi mimpi2 yang indah. Dulu waktu bersantaimu sangat panjang bahkan kau sampai bosan gara2 saking santainya. Dulu kau hanya menjalani kehidupan sperti mengikuti air yang mengalir, bingung untuk apa dirimu diciptakan, hingga2 kau mengeluarkan pernyataan “jika mati itu hanya sementara dan tidak menyakitkan kemudian kita bisa bangun kembali, aku mungkin memilih mati, membunuh diriku sendiri”. Atau “jika bunuh diri itu tidak berdosa, mungkin aku sudah dari dulu bergelar almarhumah”. Apa kau masih ingat itu??

Namun kau tidak sadar, ketika dirimu tidur siang, malam, saudara-saudara seimanmu yang jauh dari kata “nyaman” –seperti yang kau rasakan sekarang –sedang berjuang bertahan hidup atau sedang mendekati “jurang” kenistaan. Atau bahkan kau tahu itu, namun kau berusaha menutup mata, telinga, bahkan hatimu, diam dan tidak peduli apa yang terjadi dengan mereka. Namun, apakah kau tahu, sebenarnya dirimulah yang patut dikasihani, jiwa yang kering kerontang itu memerlukan “air” untuk tetap bertahan hidup. Tidak dapat diindahkan bahwa kaupun tidak akan tenang dengan segala ketenangan yang kau miliki ketika kau tahu mereka meronta meminta agar dirimu membebaskan mereka.

Dan begitu kau mengetahui hal itu kemudian bergerak, yang kau lakukan tidak hanya asal bergerak. Kau perlu mengetahui d’rule of “game” agar tidak terombang ambing bahkan tenggelam oleh keadaan. Begitu juga pribadimu. Pribadimu itu pun perlu penyejuk agar tetap bertahan dan semakin dekat dengan D’rule Maker. Karena Dia-lah Sang Penentu setiap apa2 yang telah kita usahakan. Yakinlah bahwa Dianya akan menolongmu. Dan jangan lupa pula be 100% ketika mengusahakan segala pekerjaan.”Akiramenai”

11.30 am 16 feb 2011, dihari yang semakin cerah, ditemani Channel NHK world ~your eye on Asia~

kita pun nanti sperti itu ....


Aah .... sebenarnya udah lama mo nulis ini ...
Tapi yah, kemauan itu belum ada ...
Hmmm
Maka dari itu, sekarang saia M.A.U (bukan M.U.A ya, hhoho) menuliskannya disini n membagikannya dengan sodara-sodara sekalian ...

Inspirasi ini saia dapatkan ketika baru-baru ini & dalam waktu yang cukup lama bersama mereka yang telah membesarkan saia (hontou ni arigatou gozaimashita okaa-san, otoo-san)...

sodaraku...,
kau pasti yakin bahwa Allah itu slalu melihatmu, slalu mengawasimu, bahkan selalu menunjukimu kepada jalur yang seharusnya kau tempuh, itu pasti, karena DIA menyayangimu.
Berkali-kali kita ditegur dengan berbagai cara, hanya satu yang Dia pinta,
kembali ke jalan-Nya.

Tabrakan, sakit yang tak kunjung sembuh, masalah yang bertubi-tubi, bencana alam,
dan lain sebagainya, itulah segelintir cara agar kita kembali padaNya, memohon kepadaNya, karena Dianya memang Sang Penentu kehidupan kita.

Sodaraku ...
apakah kau tahu, teguranNya pun sebenarnya berada sangat dekat dengan kita...

Sodaraku...,
Liatlah sekelilingmu, salah satunya ada dia yang menunggumu dengan setia di rumah, dan tak jarang slalu menuruti apa apa yang jadi keinginanmu,
Ketika kecil, kamu ingin mainan, dia akan membelikanmu kalo dia punya uang,
Kamu pengen jajan, dikasi olehnya uang, meski seadanya,
Kamu pengen beli buku, juga dibelikan,
Begitu juga ketika kamu pengen kuliah, supaya kegiatanmu lancar, dia rela banting tulang nyari uang buat ngbiayain kuliahmu, dia juga rela kemana-mana ga pake motor, karena kamu yang pake motornya ...

Hei sodaraku ...
Sayangnya itu hanya sedikit dari beribu2 pengorbanan yang telah dilakukannya,
Tapi, apakah kau juga menyadari, kau pun lambat laun akan seperti mereka,
Kulit yang tak lagi kencang,
Tubuh yang tak bisa lagi berdiri tegap,
Kaki yang tak mampu lagi berjalan jauh bahkan tidak mampu berdiri,
Mata yang tak lagi setajam dulu,
Bahkan untuk mendirikan shalat, berpuasa, dan ibadah lain sebagainya mereka bisa saja sudah kewalahan, sehingga yang mereka lakukan tidak bisa semaksimal dulu lagi,

Sodaraku ...
Apa kau lihat itu??
Apa kau masih mau membuang waktu,
Menyia-nyiakan tubuh bugarmu,
Bahkan membuang waktu untuk suatu kemaksiatan

Ah...
Sombong,
Kau dan aku itu sombong, kau tahu itu??
Menganggap seolah2 akan hidup abadi, bahkan awet muda,
“mumpung masih muda” , pasti itu yang selalu kau atau mungkin aku ucapkan ketika mereka menegur kita yang menghambur2kan waktu..,

Tapi apa kau tahu??
Mumpung masih muda inilah seharusnya maksimalkan ibadahmu, pekerjaanmu, pendidikanmu,
Karena kau tak tahu, apa yang akan menimpamu ketika kau sudah berumur nanti,
Ah sombong kau! Yakin kau akan melalui yang namanya masa tua??
Jangan2 sebelum masa itu kau sudah kembali keharibaanNya ...

Dan jangan bingung, jika mereka juga sering meminta pertolonganmu,
Apapun itu ...,
Karena kemampuan mereka untuk melakukannya sudah berkurang,
Atau mungkin sudah tidak ada lagi,
Dan apa kau tahu, jika umurmu nanti seperti mereka, kaupun akan merasakannya ...

Rabu, 08 September 2010

new from me ... ^^

wuuuaaaahh ...
subhanallah .........
klo dibaca-baca posting dulu tuh lucu cu cu [echo] bgt ....
hhahahaha ... XDDDDD
v, yh sperti ntu lah k'adaan ketika kita belum kenal betul dengan yang namanya ISLAM

ya!
ISLAM
ternyata ketika jauh masuk ke dalam nya
sungguh luar biasa ... subhanallah, memang pantas agama yang hanya diridhai oleh Allah
adalah ISLAM

tetapi,
ISLAM yang bagaimana yang bisa memberikan ketentraman, kenyamanan, bahkan kesejahteraan kepada seluruh umat manusia??
faktanya, sebagian besar umat ISlam di negeri ini malah dalam kemelaratan!!

YA!
jawabannya adalah hilangnya pedoman hidup dari kehidupan kaum muslim itu sendiri,
jika ditanya harus ISLam yang bagaimana, maka jawab saja ISLAM yang KAFFAH yang menyeluruh, yang mana ayat-ayat Allah tidak diterapkan sebagian, tetapi secara menyeluruh hingga ke sendi-sendi kehidupan.

ISLAM bukan hanya agama yang mengatur ibadah ritual seperti agama halnya lain
tetapi
umat di negeri ini saking sombongnya tidak mau mengikuti apa kata Pencipta mereka,
padahal Pencipta kitalah yang tahu betul apa yang kita perlu kan,
dan SUBHANALLAH, itu semua telah tertuan dalam Kitabullah Qur'anulKArim, bahkan kita tidak perlu lagi menunggu ap wahyu berikutnya karena Quran telah sempurna,
bukan hanya itu, Qur'an pula kemudian diperjelas oleh AL-Hadits, perkataan, perbuatan, maupun diamnya Rasulullah, utusan ALlah yang bergelar Al-Amin semasa hidupnya yang tidak mungkin ada dusta dalam perkataannya....

apalagi yang ingin kita cari ketika sesuatu yang sempurna sebagai petunjuk hidup kita???
apakah petunjuk2 dari sesama makhluk yang belum tentu tau apa yang kita perlukan??

buta,
tuli,
mungkin itu yang pantas untuk umat di negeri ini [khususnya]
tapi mereka tidak bisu, hanya saja yang mereka janjikan hanyalah omong kosong ....

kini
saatnya kita bangkit,
tapi,
bukan reformasi yang tanpa tujuan yang kita inginkan,
tetapi, sebuah perubahan yang hakiki, dimana pedomannya bersumber dari Pencipta Alam Semesta ...
ALLAHU AKBAR ....

semua berawal dariNya dan akan kembali kepadaNya

bismillahirrahmaanirrahiim

hmmmmmmmmmm .....
udara sejuk [lebih tepatnya "DINGIN"] pagi hari kota bahalap gg menurunkan niatku ntuk menghapus n menulis ulang entri blog lamaku ni,

ya, sebelum tulisan ini dimuat,
lebih dari 400 entri yang sudah jadi penghuni TanaH TertinGgi ini,
but, gg masalah tuh, mereka mau aja pindah ke lain tempat [di delete mksudny ^^]

klo direview nih,
makhluk2 ntu lucu-lucu, semua pengalaman pribadi ada,
dari yang blushing, sampai hal konyol yang bisa bikin orang yang nulis ne sendiri jadi terpingkal-pigkal akibat olah lucu yang ada di dalamnya ... XDDDDDD
dari yang "3 kata", "Ti amo", poko e muacam-muacam dueh ....
klo diingat-ingat lagi sekarang ne jadi senyum-senyum ndiri ... X)) [lihum-lihum jar orang Banjar]

knapa sih penghuni yang 400 lebih ntu diusir??
gg marah apa??
jawabnya: bukan diusir, tp dipindah ke tempat yang lebih aman gitu ...
hhehehehe ...


smester 3 kuliah akan segera ku lalui
tak terasa segitu pula umur berkumpulnya diriku dengan orang-orang yang luar biasa
yang membuatku rela memindahkan 400 penghuni awal blog ini,
ISLAM, mungkin itu [memang itu] kata yang pas mengawali semua aktivitasku,
meski masih dalam masa awal, tetapi sungguh menyenangkan ternyata ketika masuk lebih jauh ke dalam nya [ISLAM]

mungkin ni bisa dibilang lembar baru untukku,
tetapi, k tak kan pernah pula melupakan para 400 lebih penghuni awal blog ni,
ya, mereka lah yang menemaniku hingga pilihanku yang sekarang ...

rasa sesal, konyol, berbaur ketika membaca ulang beberapa entri TanaH TertinGgi nie,
"sempat-sempatnya memikirkan hal semacam itu", runtukku dalam hati, dengan seulas senyum yang mengembang ... padahal pada kenyataannya banyak hal sangat urgent yang bisa dipikirkan pada saat itu
v, hal kecil untuk sesuatu yang besar, itu lah yang sering ku percaya, meski terkadang hal itu kurang penting, tetapi tanpa hal itu mungkin kehidupan ini akan hambar ... ^^